Minggu, 05 Juni 2011

Jika Hari Esok Tak Pernah Datang

Setiap kali kamu bangun tidur
yang terucap hanya kalimat syukur
...Karna Allah masih mengizinkanmu menatap fajar
Merasai hembusan bayu pagi yg menyusup celah jendela
Tak ada yg berubah, Semuanya masih seperti sediakala

Kemudian kamu meneruskan perjalanan kehidupan
dan berdoa dengan harapan agar selamat sampai tujuan
Dengan bimbingan-Nya kamu tidak pernah salah melangkah
Tak melihat yg dilarang, tak menjamah yang tidak halal
Tak menjamah yg bukan hak, dan tak mendengar yang batil

Karena sadar atau tidak setiap waktu yg dilewati
Pasti akan diminta pertanggung jawabannya diakhirat nanti
dan semua lika-liku perjalanan kehidupan yg dilalui

Begitu juga seluruh panca Indera yang telah dimiliki
akan berbicara apa adanya tanpa sedikit pun ditutup-tutupi

Setiap hari menangis dan memohon Ridha-Nya
tetapi setiap hari juga melakuakn kesalahan yg sama

Hari ini berbuat dosa, esok sibuk bersujud, meluluhkan air mata,
menyusun kalimah doa, menganyam permohonan semoga Allah menghapuskannya

Sahabat, Jangan bertangguh lagi. Bisa saja sedetik kemudian
Kita tak lagi sempat memohon Ampun atas dosa yg kita lakukan

Lupakah kita bahwa waktu begitu cepat berlalu tanpa kita sadari

Lupakah kita bahwa menyesal di akhirat sedikitpun tidak berarti

Bagaimana Jika hari esok tak pernah datang?

Padahal seharian berenang dilautan dosa
Dan belum sempat meminta ampunan kepada-Nya

Bagaimana Jika mata ini tak terbuka setelah sepanjang malam terlelap?

Bagaimana jika keriangan bersama keluarga semalam
adalah yang terakhir kalinya. Ketika esok hari Roh itu
menangis bersedih melihat jasad yg terbujur kaku berselimut putih

Banyak manusia yang takut kepada Sang pencipta
setelah melihat dosa2 yang dilakukan orang lain
Tetapi tidak melihat dosa2 yang dilakukan sendiri.

Siapa di antara kita yang kuat menahan malu,
andai tahu senarai kesalahan, kedurhakaan, kemaksiatan
dan pelanggaran yang telah dilakukan?

Siapa di antara kita yang mampu menahan rasa hina
jika mengetahui catatan perilaku buruk yang sudah dilakukan?

Hidup yang kita lalui ini terlalu singkat.
Tapi siapa yang kuat menahan penyesalan akibat keburukan
dan dosa yang kerap kita lakukan berulang-ulang?

Wahai sekalian hamba Maha Pencipt
Mari tadahkan tangan, kita sama-sama berdoa

Ya Allah, jadikan kedudukan batinku
lebih baik dari pada kedudukan lahirku
Aku berlindung dari menganggap diriku besar
tapi engkau menganggapku begitu kecil ya Ghoffar..

YA Allah
AKU BERLINDUNG DENGAN REDHA-MU DARI KEMURKAAN-MU
AKU BERLINDUNG DENGAN MAAF-MU DARI AZAB-MU"



fb.ingin ibadah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dikomen yah ^_^