Minggu, 08 Mei 2011

MUTIARA TIGA KATA


Rasul saw. bersabda:

Jika di pagi buta seseorang telah mengadu pada manusia akan nasib hidup yang menimpa .

Sungguh la telah kufur atas rezeki Tuhannya

Jika la mengeluh penuh duka tentang berbagai masalah harta



Sungguh ia telah murka terhadap Tuhannya

Dan jika seseorang menghormati orang kaya karena limpahan hartanya

Sungguh telah binasa, dua pertiga agamanya



Umar r.a. berkata:

Saling mencinta sesama manusia Adalah wujud akal mulia

Bertanya dengan benar pada ulama Adalah perwujudan ilmu utama

Dan berpikir masa depan dengan terencana Adalah wujud sebagian kerja nyata



Utsman r.a. berkata:

Orang yang tak suka bergelimang harta, ia dicinta oleh Tuhannya

Orang yang menjauhi dosa-dosa, ia dicinta malaikat semesta

Dan orang yang menjaga diri dari meminta-minta, ia dicinta oleh manusia



Sayyidina Ali r.a. berkata:

Cukup bagimu satu kenikmatan. Kenikmatan Islam di dunia

Cukup bagimu satu kesibukan. Kesibukan taat beragama

Dan cukup bagimu satu peringatan. Peringatan ajal yang kan tiba

Adalah papa Orang yang tidak menjalankan Sunnah ALLAH, Sunnah Rasul dan Sunnah Auliya

Sunnah Allah, menjaga rahasia

Sunnah Rasul, mengunjungi sesama

Sunnah Auliya, menaungi manusia di kala duka



Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata:

Banyak sudah kerugian Akibat nikmat dan foya foya

Banyak sudah penyesalan Akibat terlalu dipuja-puja

Dan banyak sudah ketentraman Akibat aib yang terjaga



Nabi Dawud a.s. bersabda:

Dalam kitab Zabur diwahyukan

Kewajiban insan berakal hanyalah bersibuk dengan tiga hal

Mencari bekal menuju hari kekal

Mengais rezeki demi kehidupan di bumi

Dan memperoleh nikmat dengan rezeki yang halal



Abu Hurairah r.a. berkata,

Rasulullah saw. pernah bersabda:

Ada tiga penyelamat, tiga pembawa sesat,

Tiada derajat di akhirat, dan tiga macam kafarat



Tiga penyelamat adalah:

Takut kepada Allah di mana pun la berada

Hidup sederhana, siap miskin dan siap kaya

Dan bersikap adil, di saat cinta ataupun murka



Tiga pembawa sesat yaitu:

Bakhil yang terlalu, menuruti hawa nafsu,

Dan mengagumi diri tanpa jemu



Tiga derajat di akhirat adalah:

Ucapkan salam saat bertemu

Memberi makan yatim piatu

Dan shalat malam dengan penuh syahdu



Sedang tiga kafarat yaitu:

Menyempurnakan wudhu di musim hujan

Menuju jama`ah dengan berjalan

Dan menunggu waktu datangnya shalat



Rasul saw, bersabda:

Tiga golongan akan dinaungkan Di bawah panji-panji Arasy Tuhan

Di kala tak ada satu pun naungan,

Adalah penyempurna wudhu di musim hujan

Berjalan ke Masjid dengan ketegaran

Dan memberi makan orang-orang yang kelaparan



Apabila ada seorang hamba Keluar dari hina durhaka Menuju kemuliaan taat beragama



Niscaya ALLAH menjadikannya :

Orang yang kaya tanpa harta

Perkasa tanpa tentara

Dan mulia tanpa hamba sahaya



Seorang filosuf berkata:

Ada tiga penawar duka

Berdzikir kepada Yang Kuasa

Berkumpul dengan para ulama

Dan bergaul dengan orang bijaksana



Hasan al-Bashri berkata:

Belum dikatakan berilmu, orang yang buruk perilaku

Belum dikatakan beragama, Orang yang belum bisa lapang dada

Dan belum disebut dekat Ilahi, Orang yang tak pernah berhati-hati



Dalam munajatnya, Abu Sulaiman ad-Darani berkata:

Tuhanku,

Jika ENGKAU cari dosa-dosaku

Niscaya kuharapkan maaf-MU

Jika ENGKAU teliti kebakhilanku

Niscaya kudambakan kemurahan-MU

Dan jika ENGKAU lemparkan diriku Dalam siksa api neraka-Mu

Akan kukabarkan pada seluruh penghuninya Bahwa aku mencintai-MU



Dalam Maqalah mengatakan:

Orang yang paling beruntung adalah

Orang yang cerdas akalnya, lapang dada jiwanya

Dan siap menerima apa adanya



Ibrahim an-Nakha’i berkata:

Kebinasaan ummat dahulu, Diakibatkan tiga perilaku

Banyak bicara, banyak makannya, Serta banyak tidurnya



Yahya bin Mu’adz berkata:

Betapa bahagia Orang yang telah meninggal dunia

Sebelum dunia meninggalkannya

Alangkah bersyukur Orang yang siap menuju alam kubur

Sedang jasadnya belum dikubur

Dan betapa beruntung Orang yang rela kepada Yang Mahaagung

Sebelum la bertemu langsung



Wasiat ummat sebelum kita berbunyi:

Orang yang berbuat demi akhiratnya,

ALLAH akan menanggung semua hajatnya

Orang yang memperbaiki jiwanya,

ALLAH akan membaguskan raganya

Dan orang yang membina hubungan baik dengan Tuhannya,

ALLAH akan menjaga baik hubungannya dengan sesamanya



Khatim al-Asham berkata:

Setiap kali menjelang pagi Setan selalu bertanya kepadaku

Apa yang engkau makan, apa yang engkau pakai Dan di mana engkau berada

Jawabku: aku cicipi pahitnya kematian,

Aku kenakan pakaian kain kafan, Dan aku bermukim di dalam kuburan,

Setan pun lari tunggang-langgang meninggalkanku.



Semoga bermanpaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dikomen yah ^_^